4 Tersangka Pelaku Curanmor Di Bekuk Polisi Di Dharmasraya

930


Pilarbangsa.com, Dharmasraya
– Satuan Reskrim Polres Dharmasraya gelar Press Conference terhadap pelaku Curanmor dan Curas yang sering beraksi di kabupaten Dharmasraya,Jum’at 19/05/2017 di Mapolres Dharmasraya.

Maraknya aksi pencurian dengan kekerasan (Curas dan Curanmor ) di wilayah Kepolisian Resort Kabupaten Dharmasraya membuat Satreskrim Polres Dharmasraya dibawah komando Kasat Reskrim AKP Ardhy Nasution bekerja ekstra lebih keras dalam mengungkap sindikat tersebut.

Baru – baru ini Satreskrim telah mengamankan empat orang pelaku Curanmor / Curas yang sering beraksi di wilayahnya tersebut.

Dua orang pelaku curanmor bernama  Aswan (41 thn)berasal dari Muaro Bungo dan Toni Siregar (50 thn)dari Tiumang Dharmasraya , berusaha membawa kabur mobil Toyota Calya dengaan no Polisi B 1205 KIZ yang ditumpanginya. Berdasarkan laporan korban pengendara mobil Travel, Armen (51 thn) yang dianiaya dengan menyemprotkan cairan / Hair Pray kemata sopir Travel disaat korban menerima angkos penumpang yang turun di Sitiung 3 blok A Nagari Sungai Rumbai yang mana hanya kedua pelaku yang tinggal diatas mobil tersebut dan pelaku langsung melarikannya disaat beliau turun dari mobil.

Pengejaran langsung dilakukan oleh Satreskrim Polsek Sungai Rumbai dan berhasil diamankan sekitar jam 22.15 wib di daerah Limbur Lubuk Mangkuang Kab.Muaro Bungo Jambi.

Dan juga dua orang pelaku bernama Ari dan Wiky yang berasal dari Jr.Abai Siat Koto Besar yang merupakan pemain lama Curanmor yang sudah beraksi selama 10 tahun di 73 TKP di kabupaten Dharmasraya.

Ditangan pelaku ,Satreskrim berhasil mengamankan 11 unit sepeda motor.

Banyaknya kasus curanmor di wilayah Polres Dharmasraya ini membuat Kapolres AKBP Roedy Yoelianto,S.ik MH perlu rasanya mengapresiasikan tindak kriminal curanmor yang dilakukan tersangka yang sangat meresahkan masyarakat ini.

Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Yoelianto,S.ik MH yang didampingi Kasat Reskrim AKP Ardhy Nasution menyebutkan bahwa,dua orang pelaku Curas yang terjadi tgl 17/05 kemaren bernama Aswan (41 thn) dan Toni Siregar (50 thn) dikenakan Pasal 365 kuhp tindak kekerasan, sedangkan Ari dan Wiky dikenakan pasal 363 kuhp.

” Mereka bisa beraksi dalam waktu 3 menit ,”ujar Kapolres

Untuk itu masyarakat harus selalu waspada dan berhati – hati dalam meletakkan sepeda motornya, “jangan anggap hanya keperluan sebentar,kita tinggalkan motor tanpa mengunci stangnya,”beber Kapolres.

“Masyarakat perlu menjadi Polisi bagi dirinya sendiri,” tandasnya.

Dengan datangnya Bulan Suci Ramadhan 1438 H ini,Kapolres berharap kepada masyarakat agar dapat menjaga ketertiban dan keamanan dilingkungannya masing – masing, dan berpesan supaya masyarakat dapat memahami bahwa ” Keselamatan adalah sebagai kebutuhan”.( Rjl)

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here