Bareskrim Polri Harus Usut Semua Dugan Korupsi Di Ditjen Migas

308

PILARBANGSA.COM, JAKARTA – Bareskrim Polri harus menyisir semua dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Minyak Gas (Migas) Kementerian ESDM semasa kepemimpinan Edy Hermantoro.

“Termasuk permainan tender wilayah kerja, jaringan gas kota, rekomendasi ekspor migas bagian negara dan permainan dana sosialisasi konversi minyak tanah ke gas,’ tegas Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman dalam keterangannya, Jumat (8/12).

Kemarin (Kamis, 7/12), Direktorat Tipikor Bareskrim Polri menggeledah kantor Ditjen Migas di Jalan H.R Rasuna Said kav B-5, Jakarta Selatan. Penggeledahan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan dalam rangka mencari bukti-bukti yang diperlukan terkait dengan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan LPG Mini Plant di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, tahun anggaran 2013 – 2014  senilai Rp 99,017 miliar.

Dalam penggeledahan tersebut penyidik Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen-dokumen, surat-surat yang berkaitan dengan pembayaran, laptop, computer, telepon genggam dan flashdisk yang diduga ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi pembangunan LPG Mini Plant di Musi Banyuasin/

Pada bulan Oktober 2017 yang lalu, berdasarkann hasil gelar perkara, penyidik Direktorat Tipikor Bareskrim Polri telah menetapkan satu orang tersangka yang merupakan pegawai Ditjen Migas Kementerian ESDM atas nama DC yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). DC dijerat Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU 20/2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.[rmol]

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here