Caleg Digoyang dengan Dugaan Isu tak Sedap

175

PILARBANGSA.COM, Sijunjung – Ada-ada saja kejadian menjelang tahun politik. Salah seorang Caleg No. urut 7 dari Partai Amanah Nasional Kab. Sijunjung, Fajar Septrian, SE (43) dan juga sebagai Ketua Forum Kabupaten Sijunjung Sehat  (FKSS). Baru-baru ini digoyang dengan dugaan isu tak menyedapkan di media online.

Pasalnya caleg yang satu ini diisukan memakai fasilitas negara  1 unit mobil Suzuki APV plat merah. Bahkan isu tersebut sampai ketelinga Ketua Bawaslu Kab. Sijunjung, Hutrial Tatul dan Bawasalu akan menindak lanjuti  kebenarannya isu tersebut, ketika dikonfirmasi wartawan.

Caleg Fajar Septrian ketika ditemui dirumahnya Selasa kemarin, menepis dan terheran-heran, saya tidak pernah memakai mobil  aset negara yang diinventariskan untuk kegiatan FKSS untuk kampaye. Ini sangat aneh, kalau memang permasalahannya mobil tersebut di FKSS, kan bukan saya saja, ada Wakil Ketua Pak Nurhasman biar nanti mobil ditaruh di rumah pak Nurhasman.  Sehigga tidak ada sorotan nada miring atau gunjingan. Kalau mobil itu untuk kampanye kapan, mana buktinya. Saya tidak pernah berkampanye degan mobil tersebut. Sedangkan mobil itu untuk sarana kelancaran kegiatan FKSS ketika melakukan pembinaan FKSS Kecamatan atau Pokja di berbagai Nagari, sama sekali tidak untuk kepentingan kampanye. Mobil tersebut dipakai untuk kepentingan FKSS.

Lalu, Fajar Septrian diisukan lagi diduga masih menjabat menjadi Badan Pengawas di PDAM. Tirta Sanjung Buana salah satu Divisi dari BUMD Kab. Sijunjung. Dalam masalah ini juga akan saya jelasan, saya tanggal 28 Agustus 2018 lalu sebagai Anggota Badan Pengawas telah mengajukan surat pengunduran diri saya kepada Bupati Sijunjung.

Dengan alasan mengikuti tahapan kegiatan penetapan Calon anggota Legislatif dari Partai Amanat Nasional. Pengajuan pengunduran saya dari anggota Badan Pengawas PDAM gayungpun bersambut oleh Bupati : Yth Sekda, Asisten II Proses sesuai menaknis/aturan. (surat pengunduran diri terlampir). Setelah mengunduran diri saya baru 2 bulan menjadi anggota Badan Pengawas sejak September 2018 lalu, sementara honorarium sebagai anggota Badan Pengawas PDAM, misal masuk ke rekening pribadi saya, saya juga tidak tau. Yang jelas saya sudah mengembalikan uang insentif selama 2 bulan menjadi  anggota Badan Pengawas PDAM Tirta Sanjung Buana Rp1.200.000,. Dalam pengunduran diri itu kan ada prosesnya hari ini diajukan tidak mungkin besok dari Ketua Badan Pengawas/Asisten II langsung keluar, paparnya.

Sebagai Dirut PDAM Tirta Sanjung Buana Doni Nofriadi,ST dalam proses pegunduran diri sebagai anggota Badan Pengawas yang diajukan kepada Bupati Sijunjung baru-baru ini menjelaskan semua kan ada prosesnya setelah dil baru sampai ketangan saya.

Rabu (31/10) Ketua maupun Bawaslu Kab. Sijunjung beserta Komisionernya yang tergabung dalam Tim Klarifikasi, menemui Fajar Septrian dirumahnya untuk Klarifikasi, serta menandatangani klarifikasi tersebut. Ketua Bidang Klarifikasi Bawaslu Kab. Sijunjung Juni Wandri, SH, M.Kn juga hadir.  Kita tunggu saja hasilnya dari Bawaslu Kab. Sijunjung.

Sebagai Caleg yang sebelunya punya jabatan lain yang berkaitannya dengan pemerintah baik BUMN/BUMD atau  pejabat pemerintah menyangkut masalah keuangan baik pusat maupun daerah,  tentu harus memahami dan mengerti secara  mendalam  pengejawantahan mekanisme aturan administrasi yang dikeluarkan pemerintah pusat. Seperti contoh gandeng renteng misalnya penyabat terbawa arus baik disengaja atau tak disengaja atau tidak mengerti atau tpura-pura masa bodoh dan tidak tau. Tentang mekanisme administrasi tersebut. Disinilah kebanyakan yang kena terjerat ranah hukum para pejabat itu. Untuk itu harus waspada dan mawasdiri jangan gegabah dan ceroboh.Pikir dahulu sebelum terjadi.

JUM.AT (2/11) Bawaslu menemui Ketua Badan Pengawas PDAM Tirta Sanjung Buana yang punya jabatan lain Asisten II Bidang Ekonomi & Pembangunan dr. H. Edwin Suprayogi, M.Kes. H Edwin Suprayogi ketika ditemui di ruang kerjanya sempat mengatakan bahwa tadi Bawaslu datang minta keterangan berkenaan dengan salah satu Caleg yang diisukan masih menjadi anggota Badan Pengawas PDAM Tirta Sanjung Buana. (TIM)

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here