Dukung Jokowi dan Curhat ke Luhut, Demokrat: TGB Offside

83

PILARBANGSA.COM, Jakarta – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang, baru-baru ini “curhat” ke Menteri Bidang Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. Salah satu curhatannya, TGB mempertanyakan apa yang salah dalam mendukung Jokowi. Elite Demokrat pun merespons curhatan tersebut.

“Ini bukan persoalan benar salah ya. Tidak ada yang salah dari TGB mendukung Jokowi. Bukan itu persoalannya,” kata Ketua DPP Demokrat, Jansen Sitindaon, dalam keterangannya, Rabu, 11 Juli 2018.

Menurut Jansen, apa yang dilakukan oleh TGB itu mendahului proses internal di Partai Demokrat. Jansen menegaskan, hingga kini Demokrat belum mengumumkan resmi dukungan dalam Pemilihan Umum 2019.

“Tetapi lebih pada karena TGB mengumumkan ke publik terkait sikap politiknya itu mendahului putusan resmi Majelis Tinggi, di mana dia juga sebagai anggotanya. Eloknya, harusnya dia menyampaikan itu di internal dulu kan, dibahas di dalam,” ujar Jansen.

Jansen menyampaikan belum ada sanksi terhadap TGB atas dukungannya itu. Menurut Jansen, kesalahan TGB lebih seperti pelanggaran offside dalam pertandingan sepakbola.

“Ibarat pertandingan bola, apa yang dilakukan TGB ini kan lebih pada offside aja kan. Karena kecepatan larinya terlalu kencang, dia jadi berlari mendahului bola tiba di gawang. Itu aja kok persoalannya. Majelis Tinggi belum memutuskan dia sudah buat sikap,” kata Jansen.

Dia mengakui offside bukanlah pelanggaran yang berat dalam sepakbola. Karenanya seperti di sepakbola, offside akan diganjar semacam teguran dari wasit.

“Ya, offside dalam bola itu kan bukan jenis pelanggaran yang berbuah kartu kuning, apalagi kartu merah kan. Paling teguran ringan dari wasit aja. Di politik biasalah itu terjadi offside-offside dikit,” tutur Jansen.

Sebelumnya, Luhut mengaku banyak berbincang dengan TGB. Salah satunya, TGB juga sempat meminta pendapatnya apa ada yang salah dari mendukung seseorang. TGB, lanjut Luhut, mengatakan perbedaan dalam berpolitik merupakan hal yang wajar.

“Dia juga bilang, ‘yang salah bang, apa? Kan saya hanya mendudukkan supaya kita jangan, bangsa ini jadi berkelahi’. Semua aspek (diperbincangkan) kita ini baik, beda pendapat endakada masalah,” ujar Luhut, kemarin. (ase)

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here