FGD RUU Pelestarian Dan Pemanfaatan Sumber Daya Genetik

96

PILARBANGSA.COM, Padang – BPTP Sumatera Barat berperan serta dalam acara FGD RUU pelestarian dan pemanfaatan Sumber Daya Genetik (SDG) yang digelar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Fakultas Pertanian Universitas Andalas (6/8). Hadir dalam pertemuan ini Prof. M. Sobir sebagai tim ahli, Dekan dan Dosen Fakultas Pertanian Universitas Andalas, BPTP Sumatera Barat, Balitbu Tropika, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat, BPSB, BPTPH Sumbar dan stakeholders lain yang terkait dengan pelestarian dan pemanfaatan SDG.

Perkembangan teknologi dan minat Internasional terhadap produk-produk alami ( natural products) akhir -akhir ini, telah menjadikan keanekaragaman hayati menjadi suatu nilai ekonomi yang sangat tinggi.

Sumber daya genetik yang terkandung dalam keanekaragaman hayati mempunyai nilai penting dan strategis bagi ketahanan pangan, kesehatan, energi, lingkungan dan keamanan negara, sehingga harus dimanfaatkan secara optimal dan dijaga kelestariannya untuk sebesar-besarnya kemakmuran Masyarakat, bagi generasi sekarang dan masa yang akan datang. Pemanfaatan SDG telah banyak berperan dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia.

Pengelolaan manfaat atas pemanfaatan dari SDG maupun pengetahuan tradisional yang terkait SDG juga menjadi suatu isu penting untuk dirancang pengaturannya.

Menyadari kondisi tersebut, Indonesia telah merintis penyusunan Rancangan undang-undang Pengelolaan Sumber Daya Genetik. Acara ini menjaring masukan dari pakar dan stakeholders tentang substansi yang telah diatur dalam RUU Pelestarian dan Pemanfaatan Sumber Daya Genetik. (Mlh)

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here