Hermansyah Dibacok, Negara Makin Tidak Aman!

1531

PILARBANGSA.COM,JAKARTA- Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Sumatera Utara, mengutuk keras pembacokan terhadap Pakar Telematika, Hermansyah di Jalan Tol Jagorawi ruas Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan Jalan Tol Lingkar Luar (Jakarta Outer Ringroad-JORR), Jakarta Timur pada Minggu kemarin.

Kasus pembacokan itu menjadi bukti kalau negara semakin tidak aman. “Dimana-mana orang bisa terancam, dan dianiaya seperti yang dialami ahli informatika tersebut,” kata Heriansyah, Koordinator GNPF Sumut, Senin (10/7/2017).

Penyerangan tersebut, lanjut Heriansyah merupakan sebuah masalah serius yang harus diungkap secara terbuka oleh polisi. Pengungkapan kasus ini penting agar tidak memunculkan preseden buruk bagi keamanan masyarakat secara menyeluruh.

“Bahwa keamanan telah menjadi sesuatu yang mahal di Indonesia, dan harus menjadi perhatian dari pihak-pihak berwenang. Kita prihatin negara ini semakin tidak aman. Kita tidak mengetahui apa motifnya. Tapi dengan adanya peristiwa ini kita melihat semakin sulit hidup dengan tentram di Indonesia,” tutur Heriansyah.

Pentingnya pengungkapan kasus itu, lanjut Heriansyah, karena kasus penyerangan serupa cenderung berulang terhadap orang-orang yang sedang mempertahankan tegaknya kebenaran. Seperti halnya penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan beberapa waktu lalu.

“Kita prihatin orang-orang yang mencoba mengatakan sesuatu kebenaran ditimpa musibah seperti itu ada unsur kesengajaan atau tidak. Menjadi kita sulit membayangkan apa yang terjadi itu tidak ada kaitannya dengan apa yang menjadi aktivitas beliau,”tukasnya.

Saat ditanya apakah kasus penyerangan terhadap Hermansyah berkaitan dengan upaya mengkriminalkan ulama, dimana Hermansyah sempat menyebut bahwa chat mesum yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein merupakan rekayasa, Heriansyah enggan mengaitkannya.

“Kita enggak mau berandai-andai. Terlalu prematur. Nanti malah dituduh provokator pula. Kita minta kasus ini diusut sampai tuntas dan transparan. Nanti kan akan terungkap motifnya,” tandasnya. (aim/Ts)

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here