Katib Aam PBNU KH Yahya Chalil Staquf Berkhianat Pada Bangsa Dan Ummat Islam

294

PILARBANGSA.COM, Jakarta – Menjijikkan! Di Israel Yahya Staquf Sindir HAMAS Dan Perjuangan Jihad umat Islam lainnya terhadap Zionis Israel.

Bung Karno pernah menyatakan ” Ingatlah, ingatlah, ingat pesanku lagi:
‘Jika engkau mencari pemimpin carilah yang dibenci, ditakuti atau dicaci maki asing karena itu yang benar.
 
Pemimpin tersebut akan membelamu diatas kepentingan asing itu dan janganlah kamu memilih pemimpin yang dipuji-puji asing, karena ia akan memperdayaimu”.
 
Yahya Staquf adalah salah satu contoh pengkhianat bangsa Indonesia dan racun di tubuh umat Islam yang saat ini sedang mabuk pujian dari warga Yahudi.
 
Bagaimana tidak, disaat umat Islam di seluruh dunia mengecam keras penjajahan dan pembantaian Israel terhadap Palestina.
 
Disaat Masyarakat dunia mengecam pemindahan ibukota Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem.
 
Disaat Tim Nasional Sepakbola Argentina dan banyak lagi lainnya urungkan niatnya mengunjungi Israel karena bersimpati untuk Palestina.
 
Yahya Staquf malah dengan bangga mengunjungi Israel, tinggal di hotel mewah, dijamu makanan mewah, bersenda gurau dengan orang-orang Yahudi pembantai Palestina.
 
Dan atau paling tidak menjalin keakraban dengan orang-orang yang membayar pajaknya untuk pemerintah Israel dan membeli peluru-peluru tentara Zionis Israel yang menembus jantung dan kepala bocah-bocah Palestina!
 
Staquf mengatakan harus ada interpretasi ulang terhadap ayat-ayat Al-Qur’an supaya hubungan antara Islam dengan Judaism (Yahudi) bisa lebih baik, APA-APAAN INI???!!!
 
Israel yang menjajah Palestina Israel yang membantai rakyat Palestina
Kok malah Al-Qur’an yang disalahkan?

Apalagi Staquf menyatakan “agama dipake buat pembenaran dan senjata untuk berperang”. Semua pasti tau ke
arah mana serangan Staquf ini.
 
Sungguh sakit hati ini melihat Staquf menyindir HAMAS, Jihad Islam dan perjuangan Jihad umat Islam lainnya terhadap Zionis Israel, tepat di depan mata orang-orang Yahudi!
 
Tak ada kecaman, apalagi sindiran, bahkan pertanyaan sederhana sedikitpun dari Staquf kepada konco Yahudinya di AJC Global Forum, “kapan Israel berhenti membantai rakyat Palestina?”
 
Sontak semua orang Israel yang berada di gedung itu memberikan tepuk tangan meriah untuk Staquf.

Mereka senang, mereka bahagia melihat ucapan-ucapan munafik dan kebancian Staquf.
 
Orang-orang Yahudi itu pasti berpikir, andai saja semua umat Islam di Indonesia sepengecut Staquf, yang hanya bisa bicara menjilat Yahudi dan tak membantu perjuangan bangsa Palestina, tentu tak akan ada lagi perlawanan terhadap Israel. [red]

Dikirim oleh Fadly Ahmad pada 11 Juni 2018

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here