Menhub Ingin Aplikasi Transportasi Online Ada tombol Bantuan Cegah Kejahatan

118

PILARBANGSA.COM, Jakarta – SN (24) telah menjadi korban perampokan dan pencobaan pemerkosaan oleh SN, AP dan LI (tewas) saat menggunakan kendaraan online Grab di kawasan Tambora, Jakarta Barat. SN menjadi korban perampokan dan pencobaan pemerkosaan hendak ingin menuju ke Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (23/4) sekitar pukul 06.30 WIB.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi ingin perusahaan transportasi online membuat tombol bantuan jika terjadi hal yang tak diduga-duga.

“Nah bahwasanya nanti ada tambahan kita akan tambah, apa tambahannya sebagai contoh, tadi dalam diskusi saya ada dari asosiasi driver ada tombol kalau ada masalah bisa tekan tombol begitu ya,” kata Budi di Polres Metro Jakarta Barat, Sabtu (28/4).

Selain itu, dirinya juga menyarankan agar perusahaan online membuat sistem agar sopir tembak tak lagi bisa menggunakan aplikasi atau menggunakan kendaraan yang bukan miliknya. Yaitu dengan cara membuat sidik jari.

“Atau mekanisme satu taksi itu dikendalikan oleh sopir tembak, jadi kalau yang duduk di situ bukan sopir sebenarnya mobil enggak bisa jalan, atau aplikasi yang berjalan,” ujarnya.

“Apa itu sebenarnya bisa dilakukan dengan sidik jari, sidik jari yang dilakukan beberapa kali adalah pada saat dia jalan pertama, pada saat dia jalan akhir disampaikan sehingga tidak mungkin lagi, sehingga ada satu mekanisme sopir tembak itu tidak mungkin lagi,” tandasnya. [Sumber]

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here