Meski Dinilai Belum Siap Tapi Mandeh Tetap Dilirik Investor

248

Pilarbangsa.com, Padang – Kendatipun Kawasan wisata Mandeh yang terletak di Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pernah dinyatakan Wagub Sumbar Nasrul Abit, tidak sesiap Gunung Padang dalam menerima Investor, namun kawasan wisata Mandeh akan dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Media online detikFinance.com memberitakan; “Sudah ada keputusan bahwa ITDC yang nantinya akan mengelola kawasan Mandeh,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di sela-sela kunjungan ke kawasan Mandeh, Pesisir Selatan, Minggu (16/5/2015)

ITDC bisa memulai dengan dana sebesar Rp 2,1 triliun. Dana tersebut akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negra (APBN) 2016 melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan persetujuan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Jadi untuk lahan yang digarap awal 400 hektar. Maka Rp 2,1triliun itu diharapkan sebagai initial investment,” jelasnya.

Perseroan bisa membangun jalan di dalam kawasan, perbaikan dan penyediaan listrik yang mencukupi dan pengelolaan air bersih. Dana ini sekaligus untuk memberdayakan masyarakat setempat ikut serta membangun kawasan.

“Di samping itu juga ada beberapa hotel awal,” imbuhnya.

Sedangkan infrastruktur dasar lainnya akan diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Khususnya pembangunan jalan yang layak untuk menampung kendaraan yang diperkirakan akan memenuhi area tujuan.

“Kalau di luar kawasan memang biarkan saja urusan PUPR,” tegas Arief.

Hal yang serupa, kata Arief juga telah dilakukan di kawasan wisata Mandalika di Lombok. Dari investasi awal yang nilainya sama sebesar Rp 2,1 triliun, mampu mendatangkan investasi asing sebesar US$ 300 juta.

“Jadi sudah terjadi di Mandalika. Saya rasa itu layak digunakan di sini,” ujar mantan CEO PT Telekomunikasi Indonesia Tbk ini.

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here