Telapak Kaki Sakit? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

71

PILARBANGSA.COM – Berdiri terlalu lama sering kali membuat telapak kaki sakit. Namun, kebanyakan orang sering mengabaikan kondisi ini, dengan alasan akan sembuh dengan sendirinya. Padahal, telapak kaki sakit seharusnya tidak boleh diremehkan. Bisa jadi rasa sakit itu merupakan tanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius.

Untuk mengetahui penyebab telapak kaki sakit, Anda harus mengetahui telapak kaki bagian mana yang sakit. Selain itu, mengetahui bagaimana dan kapan rasa sakit tersebut muncul juga sangat penting untuk mempermudah dokter dalam melakukan diagnosis dan menentukan pengobatan yang tepat.

Kondisi yang Bisa Menyebabkan Telapak Kaki Sakit

Telapak kaki sakit bisa disebabkan oleh bentuk struktur alami dari telapak kaki itu sendiri. Gangguan berbagai jaringan di kaki, termasuk otot, ligamen, tulang, kulit, atau saraf, bisa menjadi sebab dari munculnya rasa sakit.

Berikut adalah penyebab-penyebab umum yang bisa memicu telapak kaki sakit.

  • Metatarsalgia
    Rasa sakit seperti terbakar atau nyeri pada bagian depan kaki secara medis biasa disebut metatarsalgia. Jenis gangguan ini akan memburuk jika penderitanya sering berjalan-jalan, memiliki kelebihan berat badan, melakukan olahraga berat, serta memakai sepatu yang sempit dalam jangka waktu yang relatif lama. Gangguan ini patut diwaspadai oleh para lansia karena mereka lebih rentan terkena metatarsalgia. Kebanyakan kasus metatarsalgia dapat dengan mudah ditangani dengan obat pereda sakit, istirahat, mengompresnya dengan es, dan menggunakan sepatu khusus yang dapat menopang kaki dengan baik.
  • Bunion
    Kemunculan benjolan tulang pada sendi di jempol kaki juga bisa menjadi penyebab telapak kaki sakit. Kondisi yang disebut bunion atau bintal kaki ini terjadi ketika jempol kaki menekan jari kaki lainnya. Ciri umum bunion adalah adanya rasa sakit dan kulit yang memerah di atas tonjolan sendi jempol kaki. Terbentuknya bunion kemungkinan dipicu oleh pemakaian sepatu yang terlalu sempit. Penyebab lain yang mungkin menyebabkan bunion adalah cacat bawaan pada struktur kaki atau terkena arthritis.
  • Keseleo dan tegang otot
    Banyak sekali keluhan terkait sakit telapak kaki yang disebabkan oleh keseleo dan otot tegang. Cedera ini umumnya terjadi ketika seseorang mengubah arah atau kecepatan secara mendadak, bertabrakan saat olahraga, atau jatuh. Sakit di telapak kaki akibat keseleo dan otot tegang seringkali menyebabkan pembengkakan, memar, nyeri, dan pincang. Seseorang yang mendapatkan cedera ini terpaksa berjalan pincang agar keseimbangan berat badan pada kaki tetap terjaga.
  • Gout arthritis
    Sakit pada telapak kaki juga bisa diakibatkan oleh penumpukan kristal asam uratpada sendi yang menyebabkan peradangan. Sakit yang diakibatkan kondisi ini sering kali menyerang mendadak dengan rasa sakit yang parah. Sendi yang terkena akan terasa panas dan membengkak. Keadaan ini biasanya tidak membaik bahkan saat istirahat sekalipun. Gout perlu ditangani dengan obat pereda sakit dan kompres es. Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan pada wanita. Namun, bukan berarti gout tidak bisa dialami oleh kaum hawa. Wanita akan menjadi lebih rentan terhadap gout setelah mengalami menopause.
  • Rheumatid arthritis
    Rheumatid arthritis terjadi karena peradangan kronis yang umumnya menyerang sendi kecil di tangan dan kaki, dan menyebabkan pembengkakan pada sendi. Pembengkakan yang terjadi akan terasa sakit, dan jika dibiarkan akan mengakibatkan pengikisan tulang serta kelainan bentuk sendi. Gangguan ini terjadi akibat kelainan pada sistem kekebalan tubuh seseorang. Selain sendi, jaringan lain yang juga bisa mengalami peradangan pada rheumatoid arthritis adalah kulit, mata, paru-paru, dan pembuluh darah. Perempuan berusia 40 tahun ke atas adalah kelompok yang paling rentan mengalami kondisi ini.
  • Kapalan
    Banyaknya kontak dengan tanah atau lantai bisa membuat lapisan telapak kaki menebal sehingga terjadilah kapalan. Meski hal tersebut adalah mekanisme kulit untuk melindungi diri dari gesekan dan tekanan, terkadang justru membuat telapak kaki sakit. Untuk mencegahnya, sebaiknya hindari sepatu atau aktivitas yang menyebabkan kapalan. Gunakan sepatu dengan ukuran yang sesuai dan nyaman untuk mencegah kapalan. Bagi mereka yang menderita diabetes, gangguan ini tidak boleh diremehkan. Sebab, aliran darah yang buruk pada penderita diabetes bisa memicu terjadinya komplikasi, seperti infeksi dan ulkus, akibat gesekan.
  • Hak tinggi dan sepatu
    Wanita yang gemar memakai sepatu hak tinggi, menumpu beban tubuh pada jari-jari kaki, sehingga menyebabkan rasa sakit. Selain sepatu hak tinggi, ketidaksesuaian antara bentuk kaki dan sepatu yang digunakan juga bisa menyebabkan kaki sakit atau cedera. Aktivitas olahraga yang menggunakan kaki dalam intensitas tinggi juga bisa membuat telapak kaki terasa sakit, apalagi jika tidak didukung oleh pemakaian sepatu olahraga yang tepat.

Kondisi-kondisi yang menyebabkan telapak kaki sakit harus diwaspadai. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda sudah merasa terganggu dengan kondisi yang dialami, baik karena kaki Anda terasa sakit saat berjalan atau karena susah digerakkan. [adc/red]

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here