Teroris OPM (KKB) Pimpinan Egianus Kogoya Diduga Sering Memeras Warga dan Perusahaan

95

PILARBANGSA.COM, Papua – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya diduga sering melakukan pemerasan terhadap warga atau perusahaan yang sedang melaksanakan pekerjaan di Kabupaten Nduga, Papua.

“Mereka (KKB) ini sering melakukan pemerasan terhadap warga atau perusahaan atau orang-orang yang memiliki finansial,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, Kamis (6/12/2018) terkait dugaan motif penembakan yang dilakukan oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Menurut dia, KKB pimpinan Egianus Kogoya sudah pasti tidak punya penghasilan untuk menghidupi kelompoknya. Karena itu, mereka diduga melakukan pemerasan dan intimidasi yang berujung pada penembakan.

“Dia (Egianus Kogoya) itu tidak memiliki profesi yang jelas, yang siginifikan bisa hidupkan warganya,” katanya.

Dalam menghadapi kelompok ini, Kamal mengatakan tentunya aparat keamanan akan bersikap profesional dengan mengedepankan norma dan aturan.

“Polri tentunya akan mengedepankan aturan dan undang-undang yang berlaku. Pastinya penegakan hukum bagi kelompok ini,” katanya.

Diketahui, sebanyak 25 karyawan PT Istaka Karya mengerjakan pembangunan jalan dan jembatan Trans-Papua di Distrik Yall yang tersebar di Kali Yigi dan Kali Aurak. Pada Minggu (2/12/2018), KKB menyerang karyawan PT Istaka karya dan membunuh mereka, baik yang ada di Kali Yigi maupun Kali Aurak, Distrik Yall, Kabupaten Nduga.

Sebanyak 19 orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut, sisanya selamat setelah berhasil melarikan diri. Delapan jenazah sudah berhasil dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika.

Keluarga korban penembakan KKB, berdatangan ke hanggar Mozes Kilangin, Timika, Kamis (6/12/2018) untuk memeriksa kondisi sanak keluarga mereka baik yang tewas serta selamat, setelah dievakuasi pasukan gabungan TNI-Polri. Dari pantauan iNews, keluarga berdatangan sejak Kamis pagi ke hanggar yang menjadi posko gabungan TNI-Polri. [Inews/red]

loading...

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here